hari-hari yang ku lalui begitu sangat menyedihkan.
bertubi-tubi masalah yang ku hadapi setiap harinya.
tapi aku tetap sabar menghadapi cobaan yang di berikan
allah swt kepada ku.
tapi smakin ku sabar menghadapi cobaan itu
aku merasa smakin berat menghadapinya.
ya allah tunjukanlah jalan keluar masalah
yang kau berikan pada ku.
Senin, 30 November 2009
Senin, 09 November 2009
puisi
Dahulu indah
Tapi,sekarang kemana?
Dahulu bahagia
Sekarang ,mengapa merana?
Bagiku kemaren bukanlah sebuah kenyataan
Tapi melainkan permainan hidup
Tak ada lagi yang diharapkan
KAU!!! Manusia binal
Sekarang terciptalah kesengsaraan abadi
Takkan luluh dan takkan pernah mati
Manusia bagaikan mayat hidup
Yang diam,bisu, tak berdaya!!!
Dipermainkan oleh kemajuan zaman
Ada yang mati tak terselamatkan
Adakah tepian disana?
Apakah ada?
TIDAK!!! Tidak ada yang berani menjawabnya
Karena ketakutan dan kesengsaraan abadi itu
Telah datang dan takkan pernah pergi
Dari mayat-mayat hidup itu
Kami kan selalu menuggu sampai kami menjadi manusia sempurna
Di hari pembalasan nanti.
Tapi,sekarang kemana?
Dahulu bahagia
Sekarang ,mengapa merana?
Bagiku kemaren bukanlah sebuah kenyataan
Tapi melainkan permainan hidup
Tak ada lagi yang diharapkan
KAU!!! Manusia binal
Sekarang terciptalah kesengsaraan abadi
Takkan luluh dan takkan pernah mati
Manusia bagaikan mayat hidup
Yang diam,bisu, tak berdaya!!!
Dipermainkan oleh kemajuan zaman
Ada yang mati tak terselamatkan
Adakah tepian disana?
Apakah ada?
TIDAK!!! Tidak ada yang berani menjawabnya
Karena ketakutan dan kesengsaraan abadi itu
Telah datang dan takkan pernah pergi
Dari mayat-mayat hidup itu
Kami kan selalu menuggu sampai kami menjadi manusia sempurna
Di hari pembalasan nanti.
sahabat sejati
Mentari tak selamanya menyinarimu
Dunia tak selamanya memperdulikanmu
Kekasihmu tak selamanya mencintaimu
tetapi sahabat akan selalu bersamamu
Persahabatan itu ibarat sebuah rumah
Tak perlu mewah dan tak perlu kaya
tetapi di dalamnya ada rasa pengertian, perhatian
kepercayaan dan kasih sayang
Sahabat dengarkan aku
Jika esok ku bahagia tersenyumlah untukku
Jika esok ku bersalah nasihatilah aku
Jika esok ku sakit berdo’alah untukku
Jika ku sedang sedih bantulah aku tersenyum kembali
Jika kita tak bertemu rindukanlah aku
Saat kita berpisah ku harap kau selalu mengingt dan me nganggapku
sebagai sahabatmu
Dunia tak selamanya memperdulikanmu
Kekasihmu tak selamanya mencintaimu
tetapi sahabat akan selalu bersamamu
Persahabatan itu ibarat sebuah rumah
Tak perlu mewah dan tak perlu kaya
tetapi di dalamnya ada rasa pengertian, perhatian
kepercayaan dan kasih sayang
Sahabat dengarkan aku
Jika esok ku bahagia tersenyumlah untukku
Jika esok ku bersalah nasihatilah aku
Jika esok ku sakit berdo’alah untukku
Jika ku sedang sedih bantulah aku tersenyum kembali
Jika kita tak bertemu rindukanlah aku
Saat kita berpisah ku harap kau selalu mengingt dan me nganggapku
sebagai sahabatmu
Senin, 02 November 2009
pantun
ada kepiting
dibalik batu
rambut keriting
banyak kutu
cakcelcit mancing sepat
kenai temunag nangkau muda
tanci habis bunting ndiak dapat
kak belikak bujang tua
dibalik batu
rambut keriting
banyak kutu
cakcelcit mancing sepat
kenai temunag nangkau muda
tanci habis bunting ndiak dapat
kak belikak bujang tua
pantun
hilang semua janji
semua mimpi-mimpi indah
hancur hati ini
melihat smua ini
lenyap telah lenyap
bayanganmu di hatiku
langit menjadi gelap berkelabu
menyelimuti hati ku
mengapa semua menjadi begini
perpisahan yang terjadi
di antara kita ber dua
semua mimpi-mimpi indah
hancur hati ini
melihat smua ini
lenyap telah lenyap
bayanganmu di hatiku
langit menjadi gelap berkelabu
menyelimuti hati ku
mengapa semua menjadi begini
perpisahan yang terjadi
di antara kita ber dua
Langganan:
Postingan (Atom)
